![]() |
| suirsaak kiriman dari internet |
Pohon sirsak dicirikan dengan daun yang menghijau sepanjang tahun dengan tinggi tanaman mencapa 5-9 meter. Daun sirsak berbentuk bulat oval, mengkilat dengan warna hijau pekat yang apabila diremas mengeluarkan bau yang sangat khas. Beberapa kultivar mempunyai biji berbentuk oval berwarna hitam yang sangat toksik. Dengan perawatan yang terbatas, pohon sirsak setelah mencapai umur 3-4 tahun akan berbuah tanpa henti sepanjang tahun tanpa mengenal musim.
Buah sirsak yang sudah matang dapat dikonsumsi langsung atau dipotong dan ditambahkan dalam salad. Selain itu dapat disajikan sebagai makanan pembuka deengan ditambahkan gula atau sedikit susu dan cream. Dapat pula sirsak dibuat jus yang merupakan salah satu minuman terkenal di Karibia maupun Amerika Latin. Pen
Penyebaran tanaman yang sangat luas di seluruh dunia membawa manfaat penggunaan yang sangat beragam sesuai dengan nilai nilai lokal setempat. Di Republik Dominika, sirsak dibuat menjadi custard atau dapat juga dibuat confection dengan cara memasak daging buah bersama sirup gula dicampur cinnamon, dan lemon peel. Dalam industri agro, sirsak merupakan bahan baku utama pembuatan es krim, sherbets, jeli, kue/tart, sirup dan madu. di Indonesia, buah yang belum matang dimasak sebagai sayuran atau pun sup.
Selain daging buah sebagai bahan makanan, biji buah dan daun sirsak juga memiliki manfaat herbal yang tidak sedikit. Biji buah di Brasil dipanggang atau digoreng menjadi semacam coffee. Daun sirsak yang kaya antioksidan dapat diseduh laksana teh dan digunakan sebagai pencegah tekanan darah tinggi, gangguan pencernaan dan juga untuk mengatasi demam pada anak anak. Selain itu teh daun sirsak dapat digunakan sebagai pembersih lantai dan menghilangkan fleas. Terakhir biji sirsak kaya akan minyak nabati yang dapat digunakan sebagai tinta/cat dan juga pembunuh serangga/insektisida.
Nah, dah tau kan beragam manfaat sirsak, sudah saatnya kita punya minimal satu batang pohon di halaman rumah!
www.maszoom.blogspot.com
reference : Rural Agricultural Development Authorithy (RADA), Jamaica, 2000
