7.31.2014

Bagaimana Menangkap Karbon dengan Menanam Pohon?

merawat pohon, ilustrasi/net
Menanam dan merawat pohon merupakan langkah cerdas menangkap karbon dari atmosfer. Jika halaman kita tidak cukup luas, menanam pohon dalam pot juga dapat dilakukan. Pohon dengan ukurannya yang besar lebih banyak menyimpan karbon dalam seluruh jaringannnya, mulai dari daun, ranting, cabang, batang maupun akar. Selain itu sebuah pohon juga mampu menangkap konsentrasi debu di atmosfer, menahan radiasi serta meredam suara.
 
Dengan berbagai efek dan keuntungan yang ada, berbagai kota dan metropolitan di dunia telah memperbanyak penanaman pohon melalui ruang terbuka hijau. Keberadaan pohon di lingkungan perkotaan telah membantu daerah tersebut untuk mencapai tingkat kondisi udara yang lebih sehat. Kita dalam kehidupan bermasyarakat dapat berperan serta dalam usaha tersebut melalui kepemilihan pohon di lingkungan sekitar rumah.

Beberapa hal yang patut diperhatikan dalam menanam pohon di sekitar rumah :

Memilih pohon yang panjang umur. Tidak semua pohon efektif untuk menyimpan karbon., pohon yang tumbuh lebih besar akan menyimpan karbon lebih banyak dibanding pohon yang kecil. Selain itu pohon yang cepat tumbuh seperti pohon sengon, menyimpan lebih banyak karbon dibanding pohon yang lambat tumbuh.
 
Memilih spesies lokal.  Dimulai dengan pohon yang berumur panjang, pemilihan spesies lokal dan juga spesies endemik juga merupakan langkah bijak. Spesies lokal (native) lebih adaptif terhadap iklim lokal terbukti lebih tahan terhadap perubahan alam. Spesies lokal seperti Gayam di Jateng dan DIY, Tarok dan Sago di Sumatera Barat merupakan salah satu contoh.

Pemilihan lokasi tanam. Pemilihan lokasi merupakan aspek penting dalam menanam pohon di kebun atau halaman sekitar rumah kita. Penempatan pohon yang strategis berkaitan dengan penghematan energi. Pohon yang ditanam disebelah barat atau timur rumah akan berfungsi sebagai filter radiasi cahaya matahari. Hasilnya rumah menjadi lebih teduh dan  sejuk sehingga kehadiran mesin pengatur udara  (AC) tidak diperlukan lagi. Selain itu pemilihan tanaman yang selalu hijau sepanjang tahun juga dapat berfungsi sebagai pemecah angin. Pohon yang ditanam di sisi jalan raya dapat berfungsi mengurangi polusi serta  menyerap debu sehingga lingkungan rumah menjadi lebih sehat.

 Menjaga pohon tetap sehat. Sepanjang pohon masih hidup, dia akan terus menyimpan karbon. Sebaliknya, pohon yang telah mati akan melepaskan karbon yang terakumulasi melalui pelapukan. Sehingga harus tidak dilupakan perawatan pohon sehabis penanaman seperti penyiraman, pemupukan dan penyiangan. Setelah pohon sudah tumbuh, jangan lupakan proses pemangkasan untuk menghasilkan kanopi yang bagus. Terakhir, yang perlu diingat, lakukan semua proses secara ramah lingkungan.

Selanjutnya gimana?
 
 

referensi : Union of Concerned Scientist, USA, April 2010

Tidak ada komentar: